Wednesday, 03 June 2026 | --:--:--
Ekonomi

Modal "Cuma" Rp 5 Miliar, Kementan Suruh Warga Bikin Dapur Susu Buat Program Makan Gratis. Gimana Logikanya? 🤔🥛

Admin Reduksia 3 Juni 2026 • 05:14 WIB 2 views
Modal "Cuma" Rp 5 Miliar, Kementan Suruh Warga Bikin Dapur Susu Buat Program Makan Gratis. Gimana Logikanya? 🤔🥛
The Reality Check: Pejabat Kementan bilang modalnya "cuma" di bawah Rp 5 miliar per unit. Angka yang dinilai agak out of touch buat ukuran modal UMKM atau peternak lokal.

Kementan baru aja nge-push gerakan baru namanya Dasi (Dapur Susu Indonesia) buat nyuplai susu ke program Makan Bergizi Gratis (MBG). Plot twist-nya, Direktur Hilirisasi Kementan, Pak Makmun, bilang kalau modal buat bikin satu unit Dasi ini "cuma" di bawah Rp 5 miliar. Iya, gak salah dengar, "di bawah 5 miliar" katanya affordable banget buat ukuran UMKM lokal. Make it make sense?

Sistemnya begini: Kementan pengen bikin ekosistem supply chain mikro. Jadi nanti 1 unit Dasi bakal menyuplai susu ke 5-10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Logikanya sih oke, biar peternak lokal punya kepastian pasar (offtaker) dan gak kalah saing sama korporasi susu raksasa yang udah lama gatekeeping industri ini. Apalagi faktanya, industri susu kita emang masih Jawasentris banget dan logistiknya ampas buat daerah luar Jawa.

Tapi mari kita bedah secara kritis:

  • Modal "Di Bawah 5 Miliar" itu Duit Siapa? Menyebut angka 5 miliar sebagai modal UMKM lokal itu agak detached from reality sih. Gak semua peternak kecil punya akses modal segede itu, kecuali ada skema subsidi atau kredit yang beneran pro-rakyat, bukan malah numpuk utang.
  • Problem Hulu-Hilir: Rencananya, tiap wilayah bakal punya 100-200 ekor sapi perah. Kementan nge-klaim lagi bangun ekosistem terintegrasi ini di Sulsel. The real question is: Sapinya beneran udah siap dan sehat? Jangan sampai infrastruktur pengolahan (Dasi) udah dibangun pakai modal miliaran, tapi suplai sapinya malah mandek atau kualitas pakannya gak kejaga.

In short, konsep rantai pasok lokal ini bagus banget buat desentralisasi industri susu dan support peternak kecil. Tapi kalau narasi modalnya "cuma 5 miliar", ya jatuhnya malah kelihatan kayak proyekan buat kaum elit yang punya modal gede, bukan buat pemberdayaan masyarakat kelas bawah. Kita kawal terus aja deh, apakah program ini beneran sustainable atau cuma sekadar gimmick mengejar target program MBG.

Komentar

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!